Apel Perdana Pemprov Sulut, Gubernur Soroti Kinerja dan Kebersihan

oleh -118 Dilihat
Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus pimpin apel kerja perdana pasca libur Nyepi dan Idul Fitri, Senin (30/03/2026). (Ft. Istimewa)

PerisaiPost.com, Sulut – Yulius Selvanus menegaskan pentingnya disiplin dan integritas aparatur sipil negara (ASN) saat memimpin apel kerja perdana di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Senin (30/03/2026), usai liburw Nyepi dan Idul Fitri.

Apel tersebut dihadiri Victor Mailangkay, pejabat eselon, serta aparatur sipil negara (ASN).

Dalam arahannya, Gubernur Yulius menegaskan tidak ada toleransi bagi pelanggaran integritas maupun penyalahgunaan kewenangan, terlebih di tengah penerapan kebijakan kerja baru.

“Tidak ada toleransi bagi pelanggaran integritas maupun penyalahgunaan kewenangan,” tegasnya.

Menurutnya, kinerja merupakan kewajiban setiap ASN sebagai bentuk tanggung jawab atas kepercayaan negara.

“Karena kita digaji oleh negara, tidak ada alasan untuk melakukan hal-hal yang tidak pantas,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Yulius juga mengumumkan pemberlakuan kebijakan Work From Home (WFH) sebesar 50 persen mulai pekan ini. Dalam skema tersebut, ASN bekerja dari rumah pada Rabu dan Kamis, sementara Senin, Selasa, dan Jumat tetap masuk kantor.

Ia mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak disalahgunakan dan tetap diiringi dengan peningkatan kinerja.

Selain itu, Gubernur menyoroti pentingnya kebersihan lingkungan. Ia mewajibkan seluruh ASN melaksanakan kerja bakti rutin setiap Selasa dan Jumat. Pada hari Selasa, masing-masing perangkat daerah diminta membersihkan area kantor, sedangkan pada Jumat kegiatan dilakukan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Jangan tunggu disuruh. Lihat sampah, langsung ambil,” tegasnya.

Yulius juga menyoroti masih ditemukannya sampah plastik dan puntung rokok di lingkungan kantor sebagai indikator rendahnya kepedulian terhadap kebersihan.

Dalam arahannya, ia turut menyampaikan capaian positif sektor pariwisata Sulut yang meningkat hingga 56 persen dan kini menempati posisi kedua secara nasional dalam kunjungan wisatawan mancanegara. Meski demikian, ia mengingatkan agar seluruh jajaran tidak cepat berpuas diri.

“Capaian ini adalah hasil kerja bersama, termasuk dari kebersihan yang kita jaga,” katanya.

Menurutnya, kondisi daerah yang bersih, rapi, dan nyaman menjadi faktor penting dalam menarik wisatawan.

Menutup arahannya, Gubernur kembali menekankan bahwa kebersihan merupakan bagian dari nilai kehidupan yang harus dijaga bersama.

“Lingkungan yang bersih akan menciptakan masyarakat yang sehat. Kebersihan adalah bagian dari iman,” pungkasnya.

Peliput : Nasir Cahe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.