Bantuan Pangan Mulai Disalurkan, Wali Kota Tekankan Transparansi

oleh -122 Dilihat
Weny Gaib didampingi Rendy Mangkat melepas distribusi bantuan pangan bagi masyarakat usai apel kerja, Senin (30/3) (Ft. Istimewa)

PerisaiPost.com, Kotamobagu | Pemerintah Kota Kotamobagu mulai menyalurkan bantuan pangan kepada 12.118 warga sebagai upaya menjaga ketersediaan dan akses pangan masyarakat.

Weny Gaib didampingi Rendy Mangkat melepas distribusi bantuan pangan bagi masyarakat usai apel kerja, Senin (30/3). Pelepasan dilakukan secara simbolis dengan memberangkatkan kendaraan pengangkut bantuan ke sejumlah titik distribusi.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan serta akses pangan bagi masyarakat.

Weny Gaib mengatakan, bantuan pangan tersebut menjadi wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan. Ia menegaskan bahwa proses distribusi harus berjalan tepat sasaran sesuai data yang telah ditetapkan.

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat. Kami ingin memastikan seluruh penerima mendapatkan haknya sesuai data yang telah ditetapkan,” ujar Weny.

Ia juga meminta seluruh jajaran terkait untuk mengawal penyaluran bantuan agar berlangsung transparan dan akuntabel. Menurutnya, pengawasan menjadi kunci untuk menghindari potensi kendala di lapangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kotamobagu, Adnan Masinae, menyampaikan bahwa data penerima telah melalui proses verifikasi. Pemerintah memastikan bantuan diberikan kepada warga yang memenuhi kriteria.

“Sebanyak 12.118 penerima sudah terdata dan siap menerima bantuan. Distribusi dilakukan secara bertahap agar berjalan tertib dan tepat sasaran,” jelas Adnan.

Pemerintah Kota Kotamobagu berharap program ini dapat menjaga stabilitas pangan sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat di daerah tersebut. (*)

Peliput : Nia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.