Bupati Iskandar Dukung Rehabilitasi Lahan Pascatambang Lewat Aksi Tanam Pohon

oleh -18 Dilihat
Kegiatan tersebut diikuti Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) H. Iskandar Kamaru, SPt, MSi bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara dan unsur Forkopimda Sulut. (Ft. Istimewa)
banner 468x60

PerisaiPost.com, Bolsel | Sinergi lintas daerah dalam upaya rehabilitasi lingkungan pascatambang ditunjukkan melalui aksi penanaman pohon serentak di lahan eks tambang Desa Pusian, Kabupaten Bolaang Mongondow, Jumat (6/2/2026). Kegiatan tersebut diikuti Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) H. Iskandar Kamaru, SPt, MSi bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara dan unsur Forkopimda Sulut.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara Jacob H. Pettipellohy, SH, MH, Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsy, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Utara. Aksi ini menjadi simbol kuat kolaborasi lintas daerah dan lintas institusi dalam upaya pemulihan lingkungan serta rehabilitasi lahan pascatambang di wilayah Totabuan.

banner 336x280

Penanaman pohon ini difokuskan pada tiga tujuan utama, yakni rehabilitasi lingkungan guna memulihkan fungsi lahan yang terdampak aktivitas pertambangan, penguatan sinergi antar daerah antara Pemerintah Kabupaten Bolsel, Pemerintah Kabupaten Bolmong, serta Forkopimda Sulut dalam isu lingkungan hidup, dan upaya menjaga keberlanjutan alam sebagai langkah preventif menghadapi potensi bencana sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem hutan.

Bupati Iskandar Kamaru menegaskan bahwa kehadiran Pemerintah Kabupaten Bolsel dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

“Kehadiran kami di sini adalah bentuk dukungan moral sekaligus komitmen bersama untuk memulihkan dan menjaga kelestarian alam di tanah Totabuan. Lingkungan adalah warisan yang harus kita jaga bersama, lintas daerah dan lintas generasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Iskandar menekankan pentingnya kolaborasi antar pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan agar upaya rehabilitasi lingkungan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat serta kelestarian alam.*

Peliput : Paputungan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.