Gerakan Pangan Murah Jadi Strategi Pemkab Bolmong Hadapi Lonjakan Harga

oleh -17 Dilihat
Potensi lonjakan harga bahan pangan, menyusul data Indeks Perkembangan Harga (IPH) yang menempatkan daerah ini dalam 10 besar kenaikan nasional. (Ft. Opsar)

PerisaiPost.com, Bolmong | Pemkab Bolaang Mongondow meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lonjakan harga bahan pangan, menyusul data Indeks Perkembangan Harga (IPH) yang menempatkan daerah ini dalam 10 besar kenaikan nasional. Langkah ini dilakukan meski inflasi di Bolmong masih tergolong aman dan terkendali.

Berdasarkan data Indeks Perkembangan Harga (IPH), Bolmong masuk 10 besar daerah dengan kenaikan IPH secara nasional. Sejumlah bahan pangan yang mengalami kenaikan antara lain daging ayam ras, minyak goreng, dan cabai, yang menjadi faktor utama meningkatnya IPH.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pemkab Bolmong, I Wayan Mudiyasa, menyatakan pemerintah akan mengambil langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga di pasar. “Tim Satgas Pangan akan turun langsung ke pasar untuk memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok,” ujar Mudiyasa, Selasa (7/4/2026).

Selain itu, Pemkab Bolmong juga akan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah titik untuk menekan harga sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau.

Peliput : Opsar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.