Lindungi Lagu dan Budaya Daerah, Bolmong Gandeng Kanwil Kemenkumham Sulut

oleh -104 Dilihat
Koordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Utara untuk memperkuat pelindungan dan pemanfaatan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK), termasuk ekspresi budaya dan lagu-lagu daerah (Ft. Kumham Sulut)

PerisaiPost.com, Bolmong | Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow melakukan koordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Utara untuk memperkuat pelindungan dan pemanfaatan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK), termasuk ekspresi budaya dan lagu-lagu daerah, sebagai upaya menjaga warisan budaya sekaligus memberikan kepastian hukum bagi masyarakat setempat.

Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Kanwil Kemenkumham Sulut dalam inventarisasi, pencatatan, serta pelindungan ekspresi budaya tradisional dan pengetahuan lokal yang dimiliki masyarakat Bolaang Mongondow. Dalam pertemuan itu, dibahas pula sejumlah unsur budaya yang akan dicatat sebagai KIK, sebagai langkah strategis menjaga keberlangsungan warisan budaya sekaligus memberikan pengakuan hukum atas kepemilikan komunal.

Koordinasi juga difokuskan pada pencatatan hak cipta terhadap lagu-lagu daerah, sebagai bagian dari pelindungan karya seni tradisional. Upaya ini penting untuk mencegah penyalahgunaan serta memastikan nilai ekonomi dan moral dari karya tetap terjaga, sehingga memberi manfaat bagi masyarakat setempat.

Kepala Bidang Pelayanan KI, Lieta Ondang, menekankan bahwa pencatatan KIK dan hak cipta merupakan langkah konkret memberikan kepastian hukum terhadap kekayaan budaya daerah. Ia memastikan Kantor Wilayah siap memberikan pendampingan teknis dari proses inventarisasi hingga pendaftaran, agar potensi budaya daerah terlindungi secara optimal dan dapat dimanfaatkan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama dalam mendorong optimalisasi pelindungan Kekayaan Intelektual, khususnya yang berbasis komunal, sebagai bagian dari pelestarian budaya dan penguatan identitas daerah.

Peliput : Opsar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.