Pedagang Curiga Ada Oknum Biarkan Lapak Liar Pasar Senggol Kotamobagu

oleh -89 Dilihat
Petugas melakukan penertiban lapak Pasar Senggol bayangan yang berjualan di emperan toko dan bahu jalan di kawasan pertokoan Kotamobagu, Sabtu (14/3/2026). (Ft. Istimewa)

PerisaiPost.com, Kotamobagu | Sejumlah pedagang yang menempati lokasi resmi Pasar Senggol di kawasan Eks RSUD Kotamobagu, Kampung Baru, mengeluhkan maraknya lapak pedagang yang berjualan di luar area yang telah ditetapkan pemerintah. Lapak yang muncul di sejumlah titik pertokoan dan bahu jalan di Kota Kotamobagu itu dinilai merugikan pedagang yang telah mematuhi aturan dengan berjualan di lokasi resmi.

Salah satu pedagang Pasar Senggol, Fandi, mengatakan keberadaan lapak bayangan membuat pedagang di dalam lokasi resmi kehilangan banyak pembeli karena konsumen cenderung berhenti di tempat yang lebih mudah dijangkau.

Kalau dibiarkan seperti ini tentu merugikan kami yang sudah masuk di lokasi resmi. Pembeli banyak berhenti di pinggir jalan atau di depan toko karena lebih mudah dijangkau,” ujar Fandi.

Keluhan serupa disampaikan pedagang lainnya, Yulianti. Ia menilai keberadaan pedagang di luar lokasi resmi membuat persaingan menjadi tidak sehat bagi mereka yang telah mengikuti aturan pemerintah.

Kami berharap pemerintah bisa lebih tegas menertibkan pedagang yang masih berjualan di luar lokasi. Supaya semua pedagang sama-sama berjualan di tempat yang sudah disiapkan,” kata Yulianti.

Sementara itu, pedagang lain bernama Arman mengaku heran karena lapak bayangan masih terus bermunculan meskipun pemerintah telah menetapkan lokasi resmi Pasar Senggol.

Menurutnya, kondisi tersebut memunculkan kecurigaan di kalangan pedagang bahwa ada pihak-pihak tertentu yang membiarkan praktik tersebut terjadi.

Kalau lapak bayangan terus ada seperti ini, wajar kalau pedagang curiga ada ‘main mata’. Kami berharap pemerintah segera menertibkan agar semuanya tertib,” ujarnya.

Diketahui, Pasar Senggol Kotamobagu 2026 telah resmi dibuka pada Sabtu (14/3/2026) dengan lokasi yang dipusatkan di kawasan Eks RSUD Kotamobagu. Para pedagang berharap seluruh aktivitas jual beli dapat terpusat di lokasi tersebut sehingga pelaksanaan Pasar Senggol dapat berjalan tertib, aman, serta menciptakan persaingan yang adil bagi seluruh pedagang.

Peliput : Kurniawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.