Pelatihan POP di Desa Bakan Jadi Momentum Warga Membangun Kemandirian

oleh -130 Dilihat
PT. JRBM saat melaksanakan pelatihan pembuatan Pupuk Organik Padat di Desa Bakan sejak 28 Maret 2026 (Ft. Istimewa)

PerisaiPost.com, Kotamobagu | Semangat belajar dan kemandirian menjadi sorotan utama dalam pelatihan pembuatan Pupuk Organik Padat (POP) yang digelar di Desa Bakan. Tangan cekatan Tangan Insanu, atau Papa Ibal, Ketua Kelompok POP, mencerminkan tekad warga untuk beralih dari kebiasaan lama menuju metode pertanian yang lebih mandiri dan bernilai ekonomi.

Selama pelatihan yang digelar sejak 28 Maret 2026 di halaman rumah produksi PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM), Papa Ibal tidak hanya belajar teknik pembuatan POP, tetapi juga memahami potensi ekonomi yang bisa diperoleh. Dengan sekitar 11 jenis bahan yang mudah didapat di lingkungan sekitar, kelompoknya berpotensi memproduksi hingga 30 ton pupuk dalam satu siklus tiga bulan.

“Ini bukan hanya soal bikin pupuk, ada ilmunya dan ada nilai ekonominya juga,” ujar Papa Ibal, yang juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi anggota kelompok agar semangat tetap hidup.

Pelatihan ini tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga praktik langsung, sehingga peserta bisa langsung mengaplikasikan ilmu yang didapat. Keberhasilan program ini semakin nyata ketika sudah muncul pihak yang tertarik membeli hasil pupuk yang diproduksi.

Dari sisi pemerintah desa, kegiatan ini dinilai strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi warga, terutama di sektor pertanian. Sekretaris Desa Bakan, Subagio Mokoagow, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pelatihan dan berharap masyarakat dapat memanfaatkan peluang ini sebaik-baiknya.

Sementara itu, JRBM menekankan bahwa program ini merupakan inisiatif masyarakat yang didukung perusahaan, dengan tujuan membangun kemandirian warga dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang mahal.

Pelatihan beberapa hari ini menjadi awal bagi warga Desa Bakan, khususnya Papa Ibal dan kelompoknya, untuk membangun kemandirian yang lahir dari keterampilan dan kerja tangan sendiri.

Peliput : Kurniawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.