Pemkot, BAZNAS, dan Perangkat Desa Bersinergi Perkuat Sistem Zakat di Kotamobagu

oleh -57 Dilihat
Mewakili Wali Kota, Asisten Bidang Pemerintahan Sahaya S. Mokoginta membuka Rapat Koordinasi BAZNAS Kota Kotamobagu (Ft. Istimewa)
banner 468x60

PerisaiPost.com, Kotamobagu | Pemerintah Kota Kotamobagu bersama BAZNAS menegaskan komitmen untuk meningkatkan distribusi zakat, infak, dan sedekah agar bantuan tepat sasaran. Rapat koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang lebih profesional dan transparan.

Rakor tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kotamobagu, Jamaludin Lamato, jajaran pimpinan BAZNAS Kota Kotamobagu, Kamal Babay dan Rusmiati, serta seluruh Sangadi dan Lurah se-Kota Kotamobagu bersama para amil zakat.

banner 336x280

Dalam sambutannya, Sahaya S. Mokoginta menekankan bahwa zakat memiliki kedudukan fundamental dalam ajaran Islam, tidak hanya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai mekanisme sosial untuk menumbuhkan kepedulian dan memperkuat solidaritas masyarakat.

“Zakat bukan sekadar kewajiban ritual, tetapi juga mengandung tanggung jawab sosial yang besar. Melalui zakat, nilai keadilan dan kepedulian diwujudkan secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya pengelolaan zakat yang adil, transparan, dan tepat sasaran, agar distribusinya benar-benar diterima oleh golongan yang berhak. Menurutnya, pengelolaan zakat bukan hanya soal administrasi, tetapi juga amanah moral dan spiritual yang harus dipertanggungjawabkan.

“Pengelolaannya harus profesional, akuntabel, serta memastikan bantuan diterima oleh mereka yang benar-benar berhak,” tegas Sahaya. Ia juga mengajak seluruh sangadi, lurah, dan amil zakat untuk memperkuat koordinasi dalam pendataan dan verifikasi mustahik, sehingga distribusi zakat dapat dilakukan secara objektif dan berkeadilan.

Sementara itu, Rusmiati, S.H., Pimpinan BAZNAS Kota Kotamobagu, menyampaikan bahwa rakor ini bertujuan menyatukan persepsi dan memperkuat sistem pengelolaan zakat agar lebih efektif dan transparan.

“Rakor ini kami laksanakan agar pengelolaan zakat di Kota Kotamobagu semakin efektif dan transparan, serta mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam menyalurkan zakat melalui BAZNAS,” jelas Rusmiati.

Rapat koordinasi berlangsung dalam suasana kolaboratif dengan pembahasan agenda strategis, mulai dari penguatan pengumpulan, pendistribusian, hingga pelaporan dana zakat sampai tingkat desa dan kelurahan. Diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, Kementerian Agama, serta perangkat desa dan kelurahan akan semakin meningkatkan optimalisasi pengelolaan zakat dan berdampak nyata pada kesejahteraan masyarakat Kota Kotamobagu.

Peliput : Kurniawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.