Pemkot Kotamobagu Bentuk Pasukan Hijau Lewat Sosialisasi Pengelolaan Sampah

oleh -131 Dilihat
Sosialisasi Desa Pilot Project Pengelolaan Sampah di Desa Kopandakan Satu, Kecamatan Kotamobagu Selatan. (Ft. Budiarto)
banner 468x60

PerisaiPost.com, Kotamobagu | Sebagai upaya mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan, Pemerintah Kota Kotamobagu menggelar sosialisasi Desa Pilot Project Pengelolaan Sampah di Desa Kopandakan Satu, Kecamatan Kotamobagu Selatan.

Sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta kemampuan masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari tingkat rumah tangga, guna mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

banner 336x280

Sebanyak 100 peserta dilibatkan dalam kegiatan ini dan ke depan akan dibentuk menjadi Pasukan Hijau Kotamobagu yang berperan aktif dalam pengelolaan lingkungan di wilayah masing-masing.

Pada hari pertama pelaksanaan, para peserta menerima sejumlah materi terkait pengelolaan sampah. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kota Kotamobagu, Drs. Teddy Makalalag, menyampaikan materi mengenai tata cara pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan.

Selanjutnya, Staf Khusus Bidang Lingkungan, Putri Damayanti Potabuga, memaparkan materi tentang konsep zero waste, pemilahan sampah, serta pengelolaan sampah organik menjadi kompos. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan praktik langsung pengolahan kompos yang dipandu oleh tim dari Climate Institute.

Putri Damayanti Potabuga menjelaskan bahwa Desa Kopandakan Satu dipilih sebagai desa percontohan karena dinilai telah siap untuk menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu.

“Apabila program ini berhasil, maka akan diterapkan di seluruh desa dan kelurahan di Kota Kotamobagu,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui program ini masyarakat tidak hanya dibekali pengetahuan tentang pengelolaan sampah, tetapi juga diberikan pemahaman mengenai nilai ekonomi dari sampah yang dikelola dengan baik.

“Ke depan, pengelolaan sampah ini dapat dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau Koperasi Merah Putih, sehingga mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi. Para peserta aktif mengikuti setiap sesi materi dan praktik yang diberikan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kota Kotamobagu.

Peliput : Budiarto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.