Pendidikan Terus Berlanjut, PGRI Bolsel Dukung Sekolah Baru di Huntap Gunung Ruang

oleh -111 Dilihat
Ny. Hj. Rante Hattani, SPd, MSi, Ketua PGRI Bolsel sekaligus Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, beserta jajaran pengawas dan kepala sekolah, yang menyalurkan bantuan pendidikan dan memantau kondisi siswa, Kamis (2/4/2026) lalu. (Ft. Paputungan)

PerisaiPost.com, Bolsel | Anak-anak penyintas bencana Gunung Ruang di Desa Modisi, Kecamatan Pinolosian Timur, tetap bisa belajar meski tinggal di hunian tetap (huntap). Hal ini berkat kunjungan langsung Ny. Hj. Rante Hattani, SPd, MSi, Ketua PGRI Bolsel sekaligus Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, beserta jajaran pengawas dan kepala sekolah, yang menyalurkan bantuan pendidikan dan memantau kondisi siswa, Kamis (2/4/2026) lalu.

Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan dasar pembelajaran seperti buku pegangan guru, alat tulis siswa, hingga perangkat penunjang operasional sekolah, termasuk printer. Langkah ini penting karena sekolah-sekolah di kawasan huntap merupakan satuan pendidikan baru yang belum masuk dalam anggaran negara tahun berjalan.

“Penarikan data sekolah untuk ditetapkan sebagai penerima dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tahun 2026 telah dilakukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada 2025. Karena sekolah di Huntap baru beroperasi tahun 2026, pendataan baru akan dilakukan tahun ini untuk pencairan dana tahun 2027,” ujar Kadis Rante.

Ia menegaskan bahwa bantuan ini menjadi solusi krusial untuk menjembatani kebutuhan sekolah dalam masa transisi.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu para guru dan siswa dalam menunjang kegiatan belajar mengajar, sehingga kualitas pendidikan tetap terjaga meskipun dalam keterbatasan,” tambahnya.

Kunjungan PGRI Bolsel juga dimanfaatkan untuk memantau kondisi psikososial siswa dan tenaga pendidik. Hal ini sesuai instruksi Bupati H. Iskandar Kamaru, SPt, MSi dan Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, yang memastikan seluruh pelayanan dasar, termasuk pendidikan, tetap tersalurkan ke masyarakat di pelosok dan wilayah terdampak bencana.

Peliput : Paputungan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.