Pengalaman Jurnalistik Warnai Kepemimpinan Jusran D. Mokolanot

oleh -37 Dilihat
Wakil Ketua DPRD Kota Kotamobagu, Jusran D. Mokolanot, M.Si (Ft. Istimewa)

PerisaiPost.com, Kotamobagu | Latar belakang sebagai jurnalis menjadi salah satu fondasi kuat dalam membentuk karakter kepemimpinan Jusran D. Mokolanot, M.Siwa (JDM), yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kotamobagu. Pengalaman panjangnya di dunia pers turut memengaruhi cara pandangnya dalam menyerap aspirasi dan mengawal kebijakan publik.

Ketertarikan JDM terhadap dunia tulis-menulis telah terlihat sejak masa kuliah di Makassar. Ia memulai karier jurnalistiknya sebagai wartawan di Majalah Washilah UIN Makassar pada tahun 1997. Pada periode yang sama, ia juga mengikuti Pendidikan Jurnalistik Dasar hasil kerja sama UIN Makassar dengan Harian Pedoman Rakyat, sebagai upaya memperkuat keterampilan di bidang tersebut.

Tak hanya aktif di lingkungan kampus, JDM juga produktif menulis di media arus utama seperti Harian Pedoman Rakyat dan Harian Fajar Makassar dua surat kabar berpengaruh di Sulawesi Selatan saat itu. Pengalamannya semakin bertambah melalui kursus jurnalistik singkat selama enam hari yang merupakan kolaborasi antara Harian Fajar dan PKC PMII Sulawesi Selatan.

Dedikasinya di dunia pers terus berkembang melalui berbagai pengalaman profesional. Ia pernah menjalani magang sebagai wartawan di Harian Fajar Makassar, sebelum kemudian berkarier sebagai wartawan di Harian Pedoman Rakyat. Kepercayaan pun datang ketika ia ditunjuk sebagai redaktur Majalah Washilah UIN Makassar, menandai peningkatan kapasitasnya dalam dunia editorial.

Untuk memperdalam wawasan, JDM juga mengikuti Pelatihan Jurnalistik Menengah hasil kerja sama Harian Pedoman Rakyat, Balai Latihan Pengembangan Masyarakat (BLPM), dan LBH Makassar. Pelatihan tersebut memperkuat pemahamannya terhadap isu-isu sosial dan dinamika masyarakat, yang kelak menjadi bekal penting dalam perannya sebagai pemimpin publik.

Selain itu, semasa kuliah, JDM juga aktif dalam organisasi profesi dengan menjadi pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Selatan. Keterlibatan ini menunjukkan pengakuan atas kapasitas dan dedikasinya di bidang jurnalistik sejak dini.

Pada tahun 1997, JDM memutuskan kembali ke Kotamobagu. Di daerah asalnya, ia tidak hanya melanjutkan kiprah jurnalistik, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan media lokal dengan menginisiasi dan mendirikan Harian Radar Totabuan bersama Hendra Mokoagow, Rahmat Batalipu, dan sejumlah wartawan lainnya. Inisiatif tersebut menjadi tonggak penting dalam pertumbuhan pers lokal di wilayah Bolaang Mongondow Raya.

Perjalanan dari ruang redaksi menuju ruang sidang legislatif mencerminkan transformasi Jusran D. Mokolanot sebagai figur publik. Latar belakang jurnalistik yang dimilikinya menjadi modal penting dalam memahami aspirasi masyarakat, sekaligus mengawal kebijakan dengan pendekatan yang kritis, objektif, dan berpihak pada kepentingan publik.

Peliput : Kurniawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.