Tekan Stunting, Kotamobagu Hadirkan SPPG MBG di Kopandakan I

oleh -71 Dilihat
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Kopandakan I, Kecamatan Kotamobagu Selatan. (Ft. Kurniawati)

PerisaiPost.com, Kotamobagu | Ratusan pelajar di Desa Kopandakan I, Kotamobagu Selatan, kini bisa menikmati makanan bergizi gratis setiap hari. Pemkot Kotamobagu meresmikan SPPG MBG untuk memastikan kebutuhan gizi mereka terpenuhi, sekaligus mendukung terciptanya generasi sehat dan produktif.

Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari penguatan layanan MBG sekaligus memastikan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya siswa, dapat terpenuhi secara lebih merata. SPPG MBG di Kopandakan I dirancang untuk melayani sekitar 1.100 siswa.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Sahaya S. Mokoginta, yang membacakan sambutan Wali Kota Kotamobagu, menyampaikan rasa syukur atas bertambahnya fasilitas layanan tersebut.

“Pagi hari ini kita patut bersyukur karena kembali bertambah satu fasilitas SPPG di wilayah Kota Kotamobagu. Ini menunjukkan kolaborasi dan kepedulian berbagai pihak dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pemkot Kotamobagu menegaskan bahwa program MBG merupakan bagian dari investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Program ini juga diharapkan mampu menekan angka stunting serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

Selain berdampak pada sektor kesehatan, program MBG juga dinilai memberikan efek ekonomi yang signifikan. Kehadiran SPPG membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal, mulai dari tenaga pengelola, juru masak, hingga distribusi, serta mendorong keterlibatan pelaku usaha dan penyedia bahan pangan di tingkat desa.

“Program ini memiliki efek berganda, tidak hanya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal dan membuka peluang kerja,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Pemkot menekankan pentingnya menjaga kualitas gizi dan keamanan pangan. Setiap makanan yang disajikan harus memenuhi standar gizi seimbang, higienis, dan aman untuk dikonsumsi.

“Kualitas gizi harus menjadi prioritas utama. Jangan hanya mengejar kuantitas, tetapi kualitas harus benar-benar terjaga,” tegasnya.

Pemkot juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mendukung dan mengawasi jalannya program agar memberikan manfaat optimal.

Pada kesempatan tersebut, disampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, khususnya Yayasan Mapalus Makin Perkasa bersama para pemangku kepentingan lainnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Camat Kotamobagu Selatan, Kapolsek Kotamobagu Selatan, Danramil Kotamobagu, Sangadi Desa Kopandakan I Suharto Mokolanut, Ketua Yayasan Mapalus Makin Perkasa Dr. Pegi Pangemanan, serta jajaran dan petugas SPPG.

Dengan diresmikannya SPPG MBG di Desa Kopandakan I, diharapkan manfaat program ini dapat dirasakan secara nyata, baik dalam peningkatan gizi generasi muda maupun penguatan ekonomi lokal.

Peliput : Kurniawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.